Pendahuluan Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan mendasar manusia sekaligus instrumen utama dalam membangun kualitas kehidupan individu dan kemajuan suatu bangsa. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai proses pewarisan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pertumbuhan, pembentukan karakter, dan pengembangan kehidupan sosial. Oleh karena itu, kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas sistem pendidikannya. Di Indonesia, komitmen… Continue reading
Bulan: Juli 2026
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Isu-Isu Sosial I Dr.H.Akhmad Alim,MA
PENDAHULUAN Pendidikan merupakan instrumen utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus membentuk karakter suatu bangsa. Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya diarahkan pada pengembangan kemampuan intelektual (intellectual development), tetapi juga bertujuan membentuk manusia yang memiliki keseimbangan antara dimensi spiritual, moral, sosial, dan intelektual. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki kedudukan yang sangat… Continue reading
Urgensi Islamisasi Sejarah: Rekonstruksi Historiografi Islam dalam Pendidikan dan Identitas Bangsa
Dr.H.Akhmad Alim,MA Pendahuluan Islamisasi sejarah merupakan upaya merekonstruksi penulisan, pembelajaran, dan pemaknaan sejarah berdasarkan paradigma Islam yang berlandaskan tauhid, keadilan, objektivitas, dan penghargaan terhadap fakta sejarah. Islamisasi sejarah bukanlah usaha untuk mengubah fakta sejarah sesuai kepentingan ideologis tertentu ataupun mengagungkan satu kelompok secara berlebihan, melainkan mengembalikan narasi sejarah kepada proporsi yang adil, komprehensif, dan bebas… Continue reading
Solusi Bullying dalam Perspektif Al-Qur’an I Dr.H.Akhmad Alim,MA
Pendahuluan Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang berfungsi sebagai petunjuk (hudā), pembeda antara kebenaran dan kebatilan (al-furqān), sekaligus pedoman universal dalam membangun kehidupan manusia yang berkeadaban. Universalitas Al-Qur’an tampak pada kemampuannya menjawab berbagai persoalan kemanusiaan lintas ruang dan waktu (ṣāliḥ li kulli zamān wa makān), sehingga nilai-nilai yang dikandungnya senantiasa relevan dengan dinamika masyarakat… Continue reading
Relasi Sains dan Agama dalam Pendidikan: Menuju Paradigma Integratif-Holistik I Dr.H.Akhmad Alim,MA
Diskursus mengenai hubungan antara sains dan agama merupakan salah satu tema klasik yang hingga kini tetap menjadi perhatian para akademisi, filsuf, dan pakar pendidikan. Dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan, keduanya sering diposisikan sebagai dua wilayah yang saling berhadapan. Sains dipahami sebagai disiplin yang bertumpu pada observasi empiris, rasionalitas, dan verifikasi ilmiah, sedangkan agama dipandang sebagai… Continue reading
Kontekstualisasi Pendidikan Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an: Penguatan Peran tanpa Liberalisasi Gender II Dr.H.Akhmad Alim,MA
Konsep pendidikan perempuan dalam Al-Qur’an dibangun di atas paradigma keadilan (al-‘adl), keseimbangan (at-tawāzun), kemitraan (asy-syarākah), dan penghormatan terhadap fitrah manusia, bukan pada paradigma pertentangan antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, pendidikan perempuan menurut Al-Qur’an tidak dapat dipahami sebagai upaya menyeragamkan seluruh peran laki-laki dan perempuan sebagaimana berkembang dalam sebagian wacana liberalisasi gender, tetapi sebagai… Continue reading
Aspek-Aspek Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur’an II Dr.H.Akhmad Alim,MA
Al-Qur’an memandang manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah SWT dengan membawa fitrah serta berbagai potensi dasar yang menjadi modal bagi pengembangan dirinya. Potensi tersebut meliputi aspek jasmani, akal, ruhani, emosi, dan sosial yang harus dikembangkan secara seimbang melalui proses pendidikan. Allah SWT berfirman: “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); sesuai fitrah Allah yang… Continue reading
Potensi Intelektual Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sejarah Pendidikan Islam II Dr.H.Akhmad Alim,MA
Al-Qur’an menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi intelektual yang setara dengan laki-laki. Kemampuan berpikir, menalar, merenungkan ciptaan Allah (tafakkur), dan menghayati kebesaran-Nya (tadzakkur) merupakan anugerah yang diberikan kepada seluruh manusia tanpa membedakan jenis kelamin. Salah satu bukti paling kuat adalah penggunaan istilah ulū al-albāb (orang-orang yang berakal) yang dalam Al-Qur’an tidak pernah dibatasi hanya bagi laki-laki.… Continue reading
Pendidikan Perempuan dalam Perspektif Islam dan Relevansinya di Era Kontemporer II Dr.H.Akhmad Alim,MA
Urgensi Pendidikan Perempuan Sebelum datangnya Islam, berbagai peradaban dunia seperti Yunani, Romawi, India, Cina, hingga masyarakat Arab Jahiliyah memperlakukan perempuan secara diskriminatif. Di Yunani, perempuan diposisikan sebagai objek pemuas laki-laki, sedangkan dalam tradisi Romawi perempuan berada di bawah kekuasaan penuh ayah atau suami, bahkan dapat diperjualbelikan dan dihukum tanpa perlindungan hukum. Dalam tradisi Hindu kuno… Continue reading

