PLEASE UPDATE YOUR BROWSER Skip to content
akhmadalim.com

akhmadalim.com

Official Website Dr. Akhmad Alim, M.A.

Menu
  • Beranda
  • Buah Karya
  • Kartu Nama
  • SINTA Kemdikbud
  • Google Scholar
Menu

ULAR BUTA PUN MENDAPAT REZEKI | Dr.H.Akhmad Alim

Posted on 22 November 202323 November 2023 by alim
Dalam kitab Siyatul qulub, Syaikh Aidh Al-Qarni menukil perkataan Ahlul Ilmi bahwa diantara orang-orang shaleh mengatakan : ” Aku pernah melihat burung pipit dating dan pergi dengan membawa sepotong daging kecil menuju kesebuah pohon kurma yang ada di padang sahara. Aku pun mengikuti burung pipit itu dan ternyata aku jumpai setiap harinya ia mengambil daging dari tempat sampah, lalu ia membawanya terbang dan meletakkannya di atas pohon kurma itu. Kunaiki pohon kurma tersebut untuk mengetahui apa yang ada diatasnya, karena menurut pengalamanku aku belum melihat burung pipit bersarang di pohon kurma. Ternyata di atas pohon itu aku melihat ada ular yang buta. Setiap kali burung pipit datang dengan membawa daging, ular ini membuka mulutnya dan makan darinya.
Subhanallah, maha suci Allah yang telah menundukkan burung pipit untuk mengantarkan makanan ke mulut ular buta yang tidak bisa berbuat sesuatu untuk mendapatkan rizkinya sendiri. Maka dari kisah ini, hendaklah orang berakal mengambil pelajaran untuk hidupnya.
Mungkin sudah sampai ke teinga kita, kisah Nabiyullah Yusuf as. Ketika Ia dilempar oleh saudara-saudaranya yang dengki kedalam sumur, di padang sahara yang angker, tiada yang menemaninya kecuali srigala-srigala yang siap untuk menyantapnya. Allah tidak tinggal diam, Dia maha tahu akan jeritan hambanya, dan Dia maha yang sayang terhadap orang-orang yang beriman. Lalu Allah sengaja datangkan kafilah yang mampir sejenak ketempat itu untuk menyelamatkan Yusuf as, mari kita lihat firman-Nya :وَجَاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوا وَارِدَهُمْ فَأَدْلَى دَلْوَهُ قَالَ يَا بُشْرَى هَذَا غُلامٌ وَأَسَرُّوهُ بِضَاعَةً وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya dia berkata: “Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!” Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. ( QS. Yusuf : 19 )
Sesungguhnya iring-iringan kafilah ini tersesat jalan, karena arah yang ditujunya sejak semula adalah negeri Palestina, kemudian tersesat jalan karena hikmah yang dikehendaki oleh Allah.

Terkait

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kekerasan Verbal dalam Keluarga dan Parenting Positif dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis | Akhmad Alim
  • Pendidikan Berbasis Maḥabbah al-Rasūl: Telaah Pedagogis Kitab Al-Syifā’ Karya Qāḍī ‘Iyāḍ | Dr.H.Akhmad Alim,MA
  • KETIKA GAGAL MENJADI JALAN MENUJU KEBERHASILAN Seni Bangkit, Bersabar, dan Berbaik Sangka kepada Allah | Dr. Akhmad Alim, M.A.
  • ADAB BICARA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: KAJIAN TAFSIR TEMATIK TERHADAP KONSEP QAULAN | Dr. KH. Akhmad Alim, MA
  • INTERNALISASI ADAB DALAM PANGGILAN KEPADA NABI MUHAMMAD ﷺ: KAJIAN TAFSIR TEMATIK ATAS YĀ AYYUHAN-NABĪ DAN YĀ AYYUHAR-RASŪL | Dr. KH. Akhmad Alim, MA

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Agustus 2024
  • Maret 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Januari 2023
  • Januari 2022

Kategori

  • Artikel-lepas
  • Kutbah
  • Makalah Ilmu
  • PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
  • Rubik Konsultasi
  • Tafsir
  • Tazkiyatun Nufus
  • ulumul quran
  • Video Kajian
© 2026 akhmadalim.com | Powered by Superbs Personal Blog theme